Tampilkan postingan dengan label kisah Nabi ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah Nabi ku. Tampilkan semua postingan

Romantika Rosulullah

Mengisahkan sosok Nabi tidak ada rasa bosannya sehingga secara peribadi aku merindukan beliau disaat memabaca kisah-kisah dalah buku sejarah , terkadang air mata terharu menetes karena rindu dan ingin manyaksikan kejadian dan ingin menatap sosoknomor satu dalam jajar tokoh yang berpenagaru dunia Rasulullah adalah figur terbaik dalam seorang suami  Adil dalam  Poligami. 
Baginda Rosullullah romantis kepada semua isterinya. Dilihat pada satu kisah di suatu hari isteri-isteri baginda berkumpul dihadapan baginda lalu bertanya 
"siapakah diantara mereka (isteri-isteri) baginda yang paling disayangi".Rasulullah SAW hanya tersenyum lalu berkata, "Saya akan beritahu kamu
kemudian." Seusai  dari pada pertemuan itu , Rasulullah telah memberikan 
setiap seorang dari pada isteri-isteri baginda cincin . Baginda berpesan supaya tidak memberitahu kepada isteri-isteri yang lain. 
Lalu suatu hari hari mereka berkumpul lagi dan bertanyakan soalan yang sama. 
Rasulullah SAW lalu menjawab "Orang yang paling aku sayangi ialah yang kuberikan cincin kepadanya". Isteri-isteri baginda tersenyum puas kerana menyangka hanya diri mereka sahaja yang mendapat cincin dan merasakan bahawa diri mereka tidak terasing. Tidak ketinggalan amalan-amalan lain yang boleh dilakukan untuk mendapat suasana romantik ini Rasulullah SAW ada bersabda yang bermaksud: "Apabila pasangan suami isteri berpegangan tangan, dosa-dosa akan keluar melalui celah-celah jari mereka" . Rasulullah SAW selalu berpegangan tangan dengan Aisyah ketika di dalam rumah.Baginda acap kali memotong kuku isterinya , mandi dari hadas bersama , dan mengajak salah seorang dari isteri baginda pergi musafir (mengikut undian) untuk menambahkan lagi kasih sayang di antara mereka.
 
Inilah  sedikit kisah romantik Rasulullah SAW agar dapat kita tauladani dan praktikkan dalam kehidupan berumahtangga. Pada suami-suami yang budiman selepas ini peganglah tangan isteri anda dengan wujud rasa cinta  begitu juga pada isteri-isteri solehah peganglah tangan suami andan dan ciumlah  karena menghapuskan segala dosa-dosa.Pada yang masih lajang sepertiku tunggulah waktunya suatu saat kita akan
 bisa mencontoh dan meneladanikisah romantis tadi . amin dalam tulisan ini saya hanya berdoa agar kita semua bisa menjalin rumah tangga denagan

Kisah Nabi dangan Orang Yahudi

 Salam blogger tuk sobat semua , kali ini saya ingin menggankat kisah isalam yag mana adalah sebagia akhlak mulai Nabi kita Muahammad SAW .
Alkisah, di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta setiap hari selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.”
Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah saw mendatanginya dengan membawakan makanan. Tanpa membalas kata sepatah kata pun, Rasulullah menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu, sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah Muhammad Nabi ku ; orang yang selalu ia caci maki tiap saat .
Rasulullah saw melakukan Ahlak mulia ini setiap hari hingga beliau wafat. Dan setelah Rasulullah wafat otomatis tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta tadi.
Suatu hari Abubakar berkunjung ke rumah Putrinya Ummul mukmini Aisyah RA , yang merupakan istri Rasulullah. Ia bertanya kepada putrinya itu, “Putri ku,,, ! adakah kebiasaan Rasulullah yang belum aku kerjakan ?”
Aisyah menjawab, “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja.”
“Apakah Itu putri ku?” tanya Abubakar penasaran. beliau kaget juga karena merasa sudah mengetahui bagaimana kebiasaan Rasulullah semasa hidupnya.
“Setiap pagi Rasulullah selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana,” kata Aisyah.
Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu . Abubakar mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar mulai menyuapinya , Si pengemis marah sambil menghardik , “ Siapakah kamu ?” Abubakar menjawab, “Aku orang yang biasa mengsih mu makan .” jawab Saidina Abu Bakar As siddiq
“ Bukan! Engkau bukan ora ng yang biasa mendatangiku,” bantah si pengemis buta itu dengan tegas “Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut setelah itu ia berikan padaku.”
Abubakar tidak dapat menahan air matanya, beliau menangis  sambil berkata kepada pengemis itu, “Aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu. Aku adalah salah seorang dari sahabat beliau . Orang yang mulia itu sekanr telah tiada . beliau adalah Muhammad Rasulu Allah .”
Seketika itu juga kaget pengemis itu. dan dia pun menangis mendengar penjelasan Saidina Abu bakar, dan kemudian berkata, “Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghina beliau , memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun. Ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi ,  begitu mulia dan sempurna  ” Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Saidina Abubakar saat itu juga dan sejak hari itu menjadi Muslim . masaallah kemuliaan Nabi kita sungguh tidak diragukan beliau sayang terhadap umatnya dan yang non-muslim bsekalipun sayangi , bahkan sebagian riwayat mengatkan disaat detik-detik terahir Nabi kita meminta agar rasa sakit sakaratul maut ( pencabutan nyawa ) seluruh umatnya agar ditanggung oleh beliau ( Nabi muhammd ) sendiri  , karena Cinta Nabi kepada Umatnya  , kira-kira siapa lagi orang yang sanggup meminta seperti hal yang tadi terhadap sesamanya ? .Nabi tidak pernah meminta apapuu sebagai tanda terima kasih  terhadap kita melainkan melestarikan agama Allah yang dibawanya dan melaksankan sunnah yang diajarkannya cukup itu saja persambahan sukur kita kapada beliau yakni Nabi Muhammad  .
Lalu pertanyaannya , seberepa besar cinta kita ke Nabi Muhammad ?
apa saja yang kita lakukan terhadap beliau ?  , berapa kali kita bersolawat kepada Nabi dalam jangka sehari ? dan seberapa besar rasa terima kasih kita terhadap Nabi ?
kita jawab dibenak masing-masing ... kitalah yang tau seberapa besar mencintai dan rasa terimaksih kita kepada Nabi kita sendiri  . wallohu'alam semoga kisah Nabi  dan kisah Orang Yahudi ini bermanfaat bagi saya dan teman semua .amin

 

Popular Posts

Cloud