Hubungan fisafat dengan filsafat pendidikan


-metafisika
-filsafat kenyataan
- dasar-­dasar pendidika;tujuan hakikat manusia dan tujuan hakekat pendidikan dsb.
-Etika
-fisafat moral kesusilaan
- tujuan intermidit,tujuaan athis normatif,nilai-nilai pendidikan dsb.
-Logika
-epistemologi,filsafat ilmu,logika formal teoritis dan logika material praktis
- tujuan analisi operasional;sistem pendidikan,metode organisasi dan politik pendidikan dsd.

Konsep Keadilan sosial menurut John Rawls

Konsep Keadilan sosial
filsafat hukum konsep keadilan sosialJohn Rawls dalam bukunya a theory of justice menjelaskan teori keadilan sosial sebagai the difference principle dan the principle of fair equality of opportunity. Inti the difference principle, adalah bahwa perbedaan sosial dan
ekonomis harus diatur agar memberikan manfaat tinggi bagi yang paling kurang mapan .
Istilah perbedaan sosil-ekonomis dalam prinsip perbedaan menuju pada ketidak samaan dalam prospek seorang untuk mendapatkan unsur pokok kesejahteraan, pendapatan, dan otoritas. Sementara itu, the principle of fair
equality of opportunity menunjukkan pada mereka yang paling kurang mempunyai kesempatan untuk mencapai prospek kesejahteraan, pendapat dan
otoritas. Mereka inilah yang harus diberi perlindungan khusus. Rawls mengerjakan teori mengenai prinsip-prinsip keadilan terutama sebagai alternatif bagi teori utilitarisme sebagaimana dikemukakan Hume, Bentham dan Mill. Rawls berpendapat bahwa dalam masyarakat yang diatur menurut prinsip-prinsip utilitarisme , orang-orang akan kehilangan harga diri , lagi pula bahwa pelayanan demi perkembangan bersama akan lenyap . Rawls juga berpendapat bahwa sebenarnya teori ini lebih keras dari apa yang dianggap normal selaras oleh masyarakat . Memang boleh jadi diminta pengorbanan demi kepentingan umum , tetapi tidak dapat dibenarkan bahwa pengorbanan ini pertama-tama diminta dari orang-orang yang sudah kurang beruntung dalam
masyarakat.
Menurut Rawls , di dalam situasi perbedaan harus diberikan aturan yang sedemikian ragam sehingga paling menguntungkan golongan masyarakat yang
paling lemah. ini terjadi kalau dua syarat dipenuhi :

Pertama , situasi ketidak samaan menjamin maximum minimorum bagi golongan orang yang paling lemah . Artinya situasi rakyat harus sedemikian rupa sehingga dihasilkan untung yang paling tinggi yang mungkin dihasilkan bagi golongan orang-orang kecil . Kedua , ketidaksamaan diikat pada jabatan-jabatan yang terbuka bagi semua orang . Maksudnya supaya kepada semua orang diberikan peluang yang sama besar dalam hidup. Berdasarkan pedoman ini semua perbedaan antara orang berdasarkan ras, kulit, agama dan perbedaan lain yang bersifat primordial, harus ditolak. John Rawls menegaskan bahwa maka program penegakan keadilan yang berdimensi kerakyatan haruslah memperhatikan dua prinsip keadilan, yaitu, pertama, memberi hak dan kesempatan yang sama atas kebebasan dasar yang paling luas seluas kebebasan yang sama bagi setiap orang.
Kedua, mampu mengatur kembali kesenjangan sosial ekonomi yang terjadi sehingga dapat memberi keuntungan yang bersifat timbal balik ( reciprocal benefits ) bagi setiap orang, baik mereka yang berasal dari kelompok beruntung maupun tidak beruntung.
Dengan demikian, prisip berbedaan menuntut diaturnya struktur dasar masyarakat sedemikian rupa sehingga kesenjangan prospek mendapat hal-hal utama kesejahteraan, pendapatan, otoritas diperuntukkan bagi keuntungan orang-orang yang paling kurang beruntung. Ini berarti keadilan sosial harus diperjuangkan untuk dua hal: Pertama, melakukan koreksi dan perbaikan terhadap kondisi ketimpangan yang dialami kaum lemah dengan menghadirkan
institusi-institusi sosial , ekonomi , dan politik yang memberdayakan. Kedua,
setiap aturan harus memosisikan diri sebagai pemandu untuk mengembangkan
kebijakan-kebijakan untuk mengoreksi ketidak-adilan yang dialami kaum yang setatus sosialnya lemah .
sekian 

semoga attike  KONSEP KEADILAN ini bemanfaat buat yang membaca

Latar belakang muncul filsafat pendidikan

apa sih latar belakang munculnya filsafat pendidikan !
ini jawabnya :
  • Pentingnya filsafat pendidikan
     Filsafat pendidikan penting untuk mengarah kepada perbaikan, kemajuan, keteguhan dan dasar pendidikan.karena suatu sistem pendidikan tidak akan tumbuh, berkembang, dan selaras dengan kemajuan tanpa pemikiran filsafat yang diiringi dengan pembaharuan daya cipta di dunia yang selalu berhadapan dengan ilmu dan teknologi. Kemajuan sulit dicapai apabila muncul pertanyaan seperti ini : untuk apa mengajar dan bagai mana kita mengajar ? jawaban tersebut memerlukan filsafat.
Kegunaan Filsafat dalam Plaksanaan Pendidikan
a.       Filsafat pendidikan berguna
-          Membantu perancangan dan pelaksanaan pendidikan.
-          Memberi arah dalam menentukan tujuan pendidikan dan fungsinya serta meningkatkan mutu pendidikan.
b.      membentuk asas yang akan menentukan pandangan kajian yang umum dan khusus.
c.       Fisafat pendidikan berguna sebagai sandaran intelektual guru, siswa, dan yang berperan dalam dununia pendidikan
      Filsafat selalu mencari hakekat segala sesuatu. Ini berarti yang paling utama bagi fisafat adalah mempelajari kebenaran sesuatu itu. Sepanjang zaman filsafat menjadi dasar manusia yang utama bagi manusia edalam mengatur diri sendiri, mengikuti,dan menyesuaikan denagan perkembangan serta tautan keadaan. Atas peranan filsafat itulah, manusia mampu mengenal dirinya dan menegakkan eksistensinya di dalam lingkungan, pendidikan, dan kebudayaan.
Arti Pendidikan
    Filsafat merupakan pandangan hidup yang ikut serta menentukan arah dan tujuan pendidikn. Sedangkan pendidikan sendiri hakekatnya merupakan peroses warisan nilai-nilai filsafat ,jadi dapat disimpulkan bahwa pilsafat dengan ilmu mempunyai hubungan yang erat.
Para tokoh berbeda dalam mendefenisikan pendidikan tapi dapat ditarik simpulan bahwa pendidikan adalah suatu peroses perubahan sikap dan tingkah laku untuk menyatakan potensi manusia.
Para tokoh berbeda dalam mendefenisikan pendidikan tapi dapat ditarik simpulan bahwa pendidikan adalah suatu peroses perubahan sikap dan tingkah laku untuk menyatakan potensi manusia.

filek dan Batuk serta Pemilihan Obatnya

 filek Dan Batuk serta Pemilihan Obatnya

     Filek dan batuk merukan Penyakit kembaran ini memang bisa dikatakan  penyakit ringan dari sekian penyakit yang ada, tapi kalo suadah  menempel ,  sakitnya bisa satu hingga dua  sampai  tiga minggu baru sembuh total. Dan yang bikin capek dan gak nyaman, hidung meler trus, dan kalo batuk jadi dilihatin teman -teman , trus kalo kerja di kantor kalo pas lagi angkat telpon pas lagi batuk, aduh susah buat konsen ke pembicaraan apalagi kalo ada yang banyak tanya misalnya bekerja didunia pendidikan ilfil banget bila murid yang banyak ocehan .

     Seringkali bingung dalam memilih obat batuk mana yang ingin konsumsi . Begitu banyak ragam obat batuk yang dijual bebas di pasar-pasar . Apalagi jika kita melihat iklan di radio , televisi, dan internet tiap produsen berlomba-lomba menawarkan obat batuk dengan formula terbaru dan ter-mujarrab , efek sembuh tercepat , atau bahkan formula tanpa kantuk karena selama ini obat batuk identik dengan efek mengantuk aku saja lau minum obat batuk lebih pulas bobonya .

    Padahal, jenis batuk tidak sama , apalagi karena penyebabnya bisa bermacam-macam. Tak heran apabila mencoba mengobati sendiri, jarang membawa kesembuhan maka penderita perlu mengetahui lebih dalam masalah penyakin yang satu ini


Penyebab Batuk
Batuk adalah suatu mekanisme perlindungan berupa reflek fisiologis yang bertujuan untuk mengeluarkan dan membersihkan saluran pernapasan dari 'benda asing' yang merangsang terjadinya reflek tersebut.
Reflek batuk dapat ditimbulkan oleh :
  • polusi udara
  • Rangsangan mekanis, misalnya asap rokok, debu, tumor
  • Adanya perubahan suhu mendadak cuaca buruk
  1. Dari alkohol, minuman keras, tarik suara malam
  • Dari banyak begadang, panas dalam
  • Dari obat kimia keras dan kurang olah raga
  • Rangsangan kimiawi, misalnya gas dan bau-bauan
  • Adanya peradangan / infeksi
  • Reaksi alergi
Selain penyebab di atas, batuk pun merupakan gejala yang lazim terjadi pada penderita penyakit typus, penderita dekompensasi jantung dan pada penderita penyakit cacing gelang.

Perlu diketahui bahwa ada batuk yang produktif (karena mengeluarkan zat-zat asing dan dahak dari tenggorokan) dan ada pula yang tidak produktif atau kering. Atau pengeluaran dahak memang tidak mungkin, misalnya pada tumor.


Pemilihan Obat yang tepat
Sebelum memilih obat yang cocok , harus tahu terlebih dahulu apa penyebab batuk. Misalnya, batuk yang disebabkan oleh infeksi harus diberikan obat yang berkhasiat membunuh kuman, dan jangan diberi obat untuk melawan alergi. Dan penderita batuk karena alergi tidak perlu diberi antibiotik.
Jenis obat batuk dhttp://makananpenurunkolesterolku.blogspot.com/2012/06/kata-kata-bijak-ii.htmlapat dibagi dalam dua golongan obat :
  1. Ekspektoran
Obat batuk ini ditujukan untuk jenis batuk berdahak, karena dapat mempertinggi sekresi saluran pernapasan atau mencairkan dahak. Kandungan obat batuk yang mungkin ada dalam jenis ekspektoran ini adalah zat yang bersifat mencairkan dahak sehingga mudah dikeluarkan, misalnya guaiafenesin atau gliserin guaiacolat (GG), ammonium klorida (NH 4 Cl), dan kalium yodida (KI). Obat batuk jenis ini seringkali dicampur dengan ramuan tumbuh-tumbuhan seperti jahe dan mint sehingga memberikan rasa hangat pada tenggorokan.
 

Atau bisa denagan :
Ambil sebuah Jeruk Nipis, dibakar dalam arang yang ada baunya peras lalu campurkan kecap kemudian seduh dengan air seperempat  gelas. Minum 1 hari 3 kali seperempat  gelas dan bisa juag dengan sediakan Buah Pala, diparut dengan bijinya, lalu diseduh air panas kemudian tambahkan sedikit gula. Minum 1 hari  dua kali sebanyak 1 gelas
 

     2. Non-Ekspektoran

Obat batuk ini ditujukan untuk jenis batuk kering. Ada dua golongan zat aktif yang biasa digunakan, yaitu Pertama ,Golongan Alkaloid Morfin, seperti kodein, dionin, dan lain-lain. Obat ini bersifat narkotik dan menimbulkan ketagihan, karenanya hanya dapat dibeli dengan resep dokter
kedua , Golongan Non-Morfin, di mana jenis zat aktif ini tidak menimbulkan ketagihan seperti dextromethorphan (DMP)
Untuk batuk yang yang disebabkan oleh infeksi atau peradangan, diperlukan obat-obat antibiotik yang harus melalui pemeriksaan yang seksama oleh dokter.
kini  ini banyak produsen obat batuk memajang lebel 'tanpa efek kantuk' pada formulanya. Hal ini karena pada formula obat batuk biasanya mengandung zat antihistamin, yang bekerja sebagai anti alergi. Zat-zat antihistamin inilah yang menyebabkan timbulnya efek kantuk. Obat batuk tanpa efek kantuk biasanya tidak mengandung zat antihistamin sama sekali, atau menggunakan zat antihistamin golongan baru yang tidak memiliki efek mengantuk. Antihistamin dengan efek samping kantuk yang biasa terdapat dalam formula obat batuk adalah Chlorfeniramine maleat atau CTM dan difenhidramin.


Seringkali produsen memformulasikan obat batuk untuk berbagai jenis batuk, di mana dalam satu formula terdapat bahan aktif pengencer dahak, bahan aktif untuk batuk kering, dan disempurnakan dengan penambahan antihistamin untuk mendapat efek 'paripurna', satu obat untuk semua. Sebenarnya langkah ini kurang tepat karena penderita harus minum obat yang seharusnya tidak diperlukan, yang berarti menambah penggunaan bahan kimia dalam tubuh yang sedikit banyak pasti memberikan pengaruh bagi tubuh manusia . Apalagi perlu diketahui bahwa pada dasarnya, obat adalah racun


Kebanyakan kita menganggap  penyakit batuk adalah hal yang ringa  , dan mengira bahwa penyakit ini bisa hilang sendiri seperti jailangkuna saja . Meski demikian , bukan tidak menutup kemungkinan bahwa batuk yang berkepanjangan, selain sangat menjengkelkan dan bisa menular, bisa juga menimbulkan infeksi sekunder pada saluran pernapasan. Sebaiknya, bila dalam tiga hari batuk tidak kunjung mereda, periksakan diri ke dokter terdekat sob semua..:)
sekian , mohon maaf bila kurang detail dan kurang jelas uraiannya

SALAH SANGKA

SALAH  SANGKA
                              
    Dono dan Toni adalah kakak beradik. Dono sang kakak berusia 10 tahun dan Toni, sang adik yang berusia 9 tahun. Walaupun mereka bukan anak kembar tapi wajah mereka sangatlah mirip. Mereka juga duduk di sekolah dan kelas yang sama. Keduanya duduk di kelas 5 SD. Mereka selalu bermain dan belajar bersama. Mereka juga mempunyai kegemaran yang sama. Bahkan sikap mereka yang terkadang aneh membuat mereka semakin menjadi anak yang unik. Salah satu keunikan mereka adalah mereka terlalu berhati-hati yang akhirnya membuat mereka cepat curiga pada sesuatu yang terjadi di lingkungannya maupun yang mereka alami sendiri. Mereka suka meniru gaya-gaya detektif ulung ...mungkin melebihi detektif Konan..:) yang menyelidiki suatu peristiwa. Mereka tidak dapat tidur nyenyak sebelum mengetahui apa yang mereka ingin tahu. Itulah Dono dan Toni! Yang selalu penasaran.
    Seperti yang terjadi sore ini….
    Sore ini cuaca lumayan cerah, secerah wajah dua orang pengamen yang tengah berada di depan rumah Dono dan Toni. Keduanya masih muda, berambut gondrong dan acak-acakkan. Yang seorang membawa gitar dan seorang lagi membawa kaleng kecil. Mereka menyanyikan sebuah lagu pop lama, lumayan merdulah….
    Dono dan Toni girang melihat kedatangan dua pengamen itu dan mengamatinya dari belik jendela lantai atas. Mengapa?? Karena sore ini mereka ingin membuktikan kata teman- teman di sekolah tadi, namanya Indra. Indra bilang pengamen pasti selalu punya pikiran jahat kalau melihat rumah kosong. Mendengar cerita Indra, Dono dan Toni pun menjadi khawatir dan cemas karena daerah tempat mereka tinggal memang sering didatangi pengamen. Naaah   Itulah sebabnya , sepulang sekolah tadi Dono dan Toni sengaja tidak pergi bermain. Mereka ingin menurutkan rasa penasaran di hati hingga lenyapalah rasa takut.. Dan sang pengamen yang menjadi target sudah di depan rumah mereka.
    Setelah lagu selesai, kedua pengamen itu menunggu. Namun karena tidak ada yang keluar rumah, kedua pengamen itu mau beranjak pergi. Tiba-tiba Dono berteriak memanggil pengamen itu..
    “Mas….Mas, tunggu!”
    “Ini …Mas. Ada kembaliannya, enggak?” tanya Toni sambil memberi uang sepuluh ribuan pada kedua pengamen itu.
    “Aduh..Dek.., nggak ada. Kembali berapa? kami baru aja ngamen, jadi belum dapat uang!” kata si pembawa gitar.
    “Ini ada cuma empat ribu!” sambung yang membawa kaleng setelah melihat isi kaleng.
    “Yaah…kuranglah mas. masak satu lagu tiga ribu rupiah..biasanya juga seribu!” Mestinya memang mereka memberi seikhlasnya, tapi mereka lupa menyediakan uang receh.
    “Okelah…, saya tukar dulu uang kalian. Teman saya ini biar tunggu di sini. Setuju?” tanya pengamen yang membawa gitar.
    Akhirnya mereka pun setuju. Inilah kesempatan untuk menyelidiki sambil tanya-tanya, piker Toni. Eh ternyata, sang kakak, Dono juga berfikir yang sama.
    “Mas, pekerjaannya Cuma ngamen ya? atau ada pekerjaan lain? “ tanya Doni dengan berlagak seperti pak polisi yang mengintrogasi maling sandal..
    “Maksudmu?”
    “ Kami tahu, banyak pengamen yang jadi tukang copet. Kadang di bus, kadang bisa juga di rumah-rumah. Ada juga yang menjual narkoba di jalan, atau….mata-mata perampok!” Jelas Toni dengan tegas.
    Tapi pengamen itu malah tertawa dan berkata…”Ooo..begitu, ya?
    Dono dan Toni saling berpandangan heran.
    “Kok mas malah ketawa sih?” tanya mereka serempak
    “Ya..ya ..ya kalian berdua memang pintar dan banyak curiga. Tapi ada pekerjaan yang belum kalian sebut!”
    “Pekarjaan apa?” tanya Doni
    Pengamen itu hanya tersenyum. Tak lama kemudian pengamen yang membawa gitar kembali dan menyerahkan uang kembalian delapan ribu rupiah.
    “Terimakasih ya, dik…!”
    Kedua pengamen itupun mau beranjak pergi. Saat itu sebuah mobil kijang hitam memasuki gerbang rumah di sebelah rumah Dono dan Toni. Kedua pengamen itu segera melemparkan gitar dan kaleng ke arah Dono dan Toni. Lalu mereka berlari cepat sambil menunduk rendah di belakang mobil kemudian ikut masuk gerbang.
    Tak lama kemudian terdengar suara ledakan yang disertai teriakan riuh. Beberapa menit kemudian tiga mobil polisi datang. Para polisi masuk ke gerbang rumah itu. Tak sampai setengah jam, keributan di rumah itu berhenti. Para polisi mulai meninggalkan rumah itu, dengan didahului mobil yang membawa lima tersangka. kejahatan.
    Dua pengamen yang tadi bersama mereka, menghampiri Toni dan Dono yang masih bengong dan heran di depan pagar rumah.
    “Perkenalkan, nama saya Anton dan ini Jakub. Kami polisi bagian criminal. Jadi, bukan penjahat yang jadi pengamen seperti yang kalian curgai tadi. Pengamen itu, bisa juga polisi yang sedang menyamar!” kata pak polisi sambil tersenyum.
    Dono dan Toni pun tersenyum malu. Kedua polisi itu trenyata mengintai penjahat yang tinggal di samping rumah mereka….hmm ternyata salah sangka..
 

Si Kakak dan Si Adek

Fadol dan fadil adek kakak dan panggilan sehari-hari mereka adalah si adek dan si kakak , mereka anak yang cerdas meski usia si Adek dan si Kaka masih tergolong  anak-anak karena memang mereka mendapat pendidikan yang plus dari lingkungan keluarga  ,  saat  mereka melihat ada om kaya hartwan dan pelitan di desanya juga seorang  yang cuek sama istri lama sebab panya yang baru sedang  berduduk santai di  teras vilanya.
Si Adek & si Kakak  merencanakan suatu perkelahian seperti serius  didekat om  tadi ,  mereka  bertengkar serius dan hampir saling pukul . lalu om menegur mereka " kalian adek kakak bersaudara seayah dan seibu lagi ,  kenapa berantam seperti ini ? “ 
Mereka masih pura-pura berantam seolah tak menggubris kat-kata Om itu  ,
Dengan jengkelnya omongan terkaya se lurah  gak digubris , si om  mendekatn dan lebih dekat lagi  sa mbil membentak keduanya “  hei  ,..! dengari aku , kenapa kalian berantam ?? “ .
 “ Tu om si kakak gak adil mentang-mentang lebih tua seenaknya sama yang muda , ini ada sebuah mangga massa mau dimakan ludes semua ? , kakak gak adil ,  ah gak adil , inikan harusnya om dibelah dua “ .
jawab si Adek dengan pura-pura jengkel
(   “ aduh giman ini padahal saya juga gak adil hidup teh sama istri yang tua sering cuekkan “ bisiknya dalam hati ) karena  malu dan serasa makan mangga tapi kulit yang mentahnya ,,hehehehe
Langsung menyodorkan duit goceng  ( 5000 ) “  ini duit  5 ribu belikan sama mangga akan dapat  dua  “.... kata si om
“maksih om , mangganya gak jadi dimakan sebab dari pada berantam lagi mendingan  kami kasihkan saja sama temen yang suka mangga “....( adauh kena sindir lagi si kaya ) ..
“ ya sudahlah kalau begitu bubar ... bubar... jangan berantam lagi  “ susul om
Lalu , mereka bernjak bubar dan setelah jauh dari om kaya mereka  tertawa  karna serasa sukses mengkeelabuin / menyindir om kaya pelitan dan om yang gak adli terhadap istrinya.. :)

Teori keadilan Aristoteles

teori keadilan aristotelespandangan Aristoteles tentang keadilan bisa kita dapatkan  dalam karyanya nichomachean ethics, politics, dan  rethoric. Lebih khususnya,  dalam karya nicomachean ethics, buku itu sepenuhnya ditujukan membahas keadilan,  Kemaslahatan dan keadilan menjadi inti dari hukum Islam. Ini bisa kita lihat dengan banyaknya ayat al-Quran yang berisi tentang kemaslahatan dan  keadilan Diantaranaya , yaitu :
An-Nisaa:58
An-Nisaa:135
 Al-Maidah: 8
Al-An’aam:90
dan asy-Syura:15.
       

    Berdasarkan filsafat umum Aristoteles, mesti dianggap bahwa keadilan sebagai inti dari
filsafat hukumnya, “karena hukum hanya bisa ditetapkan dalam kaitannya denagan keadilan”. Yang sangat penting dari pandanganya ialah pendapat bahwa keadilan harus dipahami dalam pengertian kesamaan .  Namun Aristoteles membuat  pembedaan  penting antara kesamaan numerik  dan kesamaan proporsional .
Kesamaan numerik mempersamakan setiap manusia sebagai satu unit. Inilah yang sekarang biasa kita pahami ketika kita mengatakan bahwa semua warga adalah sama di   depan hukum.
Kesamaan proporsional  adalah memberikan pada setiap orang apa yang menjadi haknya sesuai dengan kemampuannya , prestasinya, dan sebagainya. Dari pembedaan ini 

     Aristoteles menghadirkan banyak kontroversi dan perdebatan seputar keadilan.   Lebih lanjut  , dia membedakan keadilan menjadi jenis keadilan distributif dan keadilan korektif. Yang pertama berlaku dalam hukum  publik , yang kedua dalam hukum perdata dan pidana. Kedailan distributif dan korektif  sama-sama rentan terhadap problema kesamaan atau kesetaraan dan hanya bisa dipahami dalam kerangkanya. Dalam wilayah keadilan distributif, hal yang penting ialah bahwa imbalan yang sama-rata diberikan atas pencapaian yang  sama rata . Pada yang kedua, yang menjadi persoalan ialah bahwa ketidaksetaraan yang disebabkan  oleh, misalnya, pelanggaran kesepakatan , dikoreksi dan dihilangkan.


       Keadilan distributif menurut Aristoteles berfokus pada distribusi, honor, kekayaan, dan barang-barang lain  yang sama-sama bisa  didapatkan dalam masyarakat. Dengan mengesampingkan “pembuktian” matematis,    jelaslah bahwa apa yang ada dibenak Aristoteles ialah distribusi kekayaan dan barang berharga lain berdasarkan nilai yang berlaku dikalangan masyarakat. Distribusi  yang adil boleh jadi merupakan distribusi yang sesuai degan nilai kebaikannya, yakni nilainya bagi masyarakat pada umumnya.                                        
     

      Di sisi lain, keadilan korektif berfokus pada pembetulan sesuatu yang  salah. Jika suatu pelanggaran dilanggar atau kesalahan dilakukan, maka keadilan korektif berusaha memberikan kompensasi yang memadai bagi pihak  yang dirugikan ; jika suatu kejahatan telah dilakukan, maka hukuman yang  sepantasnya perlu diberikan kepada si  pelaku. Bagaimanapun juga perlu digaris bawhi , ketidakadilan akan mengakibatkan terganggunya  “kesetaraan” yang sudah mapan atau telah terbentuk. Keadilan korektif bertugas membangun kembali kesetaraan tersebut .  Dari penjelasan ini nampak bahwa keadilan korektif merupakan wilayah peradilan sedangkan keadilan distributif merupakan bidangnya pemerintah.
      

       Dalam  membangun argumennya,  Aristoteles menekankan perlunya  dilakukan pembedaan antara vonis yang mendasarkan keadilan pada sifat kasus dan yang didasarkan pada watak manusia yang umum dan lazim,  dengan vonis yang berlandaskan pandangan tertentu dari komunitas hukum tertentu. Pembedaan ini jangan dicampuradukkan dengan pembedaan antara  hukum positif yang ditetapkan dalam undang-undang dan hukum adat . Karena, berdasarkan pembedaan Aristoteles , dua penilaian yang terakhir itu dapat  menjadi sumber pertimbangan yang  hanya mengacu pada komunitas tertentu ,  sedangkan keputusan serupa dengan yang lain,  kendati diwujudkan dalam bentuk perundang-undangan , tetap merupakan hukum alam jika didapatkan dari fitrah umum manusia .

segitu saja artikel filsafat tentang teori keadilan menurut Aristoteles     semoga membantu untuk pendidikan kita
Sumber Teori keadilan Aristoteles : Theo Huijbers,  Filsafat Hukum dalam lintasan sejarah, cet VIII, Yogyakarta: kanisius, 1995 hal. 196.    3
 
 

Popular Posts

Cloud